PINTU KEAMANAN TIPS

Pintu Keamanan ? Begini Tips Memilihnya

Kekurangan pintu baja
Kekurangan pintu baja

Pintu merupakan salah satu bagian yang tak akan dapat terlepas dari sebuah rumah maupun bangunan. Pintu keamanan pun juga banyak dicari oleh orang. Dulu pintu identik dengan menggunakan material kayu. Semenjak material kayu mulai sulit di peroleh terutama yang memiliki kualitas bagus dan aplikasi untuk daerah basah, dalam memilh material beralih kepada material plastik.

Kelemahan dari plastik ialah intensitas tahan material yang sangat kurang daripada dengan material kayu. Selain ketahanan bahan, dalam pemilihan engsel dan handle pintu juga dapat menjadi kendala dalam memilih bahan plastik karena dari aspek artistik, tidak bisa memasang di tempat lain selain kamar mandi.

Ketika memilih pintu keamanan, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal. Model dan desain rumah Anda harus menjadi salah satu indikator paling penting. Sayangnya, sulit mencari pintu keamanan yang cocok dengan sebagian besar desain rumah. Pintu kayu dapat di cat agar sesuai dengan skema warna rumah tetapi tidak cukup seaman pintu baja. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhitungkan sebelum memilihnya.

Berikut Tips dalam Memilih Pintu Keamanan:

  • Gaya dan desain rumah Anda
  • Bahan pintu
  • Biaya
  • Instalasi

Langkah 1 – Jenis Pintu

Pintu keamanan dapat terbuat dari kayu, fiberglass, stainless steel, Baja dan aluminium. Kayu terlihat bagus dan mungkin dapat sesuai dengan gaya rumah Anda, tetapi pintu baja akan menjadi perlindungan ekstra dan sulit untuk di rusak atau dipatahkan. Beberapa pintu stainless steel di dekorasi atau di lapis dengan finishing urat kayu, memungkinkan untuk kompromi yang sangat unik dan cocok.

Pastikan pintu keamanan memiliki kerangka kokoh dan perhatikan bahwa pintu baja akan benar-benar terlihat seolah-olah Anda memiliki banyak barang berharga untuk disembunyikan. Jika memilih pintu kayu, pastikan itu terbuat dari kayu yang kuat seperti kayu ek.

Layar aman atau disebut pintu kaca mungkin tidak seaman pintu yang kokoh, tetapi itu bisa jadi opsi lain dan memungkinkan Anda melihat dan berbicara dengan seseorang di pintu tanpa membiarkannya masuk. Beberapa pintu kaca ini sangat kuat dan anda dapat membiarkan terbuka saat Anda berada di rumah untuk memberi penerangan.

Langkah 2 – Masalah instalasi

Pintu logam mungkin akan datang dengan bingkainya, tetapi setiap bingkainya harus aman seperti pintu itu. Bisakah Anda memasang jenis kunci yang Anda ingin? Apakah pintu sudah lengkap dengan lubang pengintai dan opsi kunci? Pastikan Anda memiliki kunci duplikat.

Apakah pemasangan pintu cukup mudah bagi Anda untuk melakukannya, atau apakah Anda harus mempekerjakan tukang bangunan, atau pemasang, dan tukang kunci? Seorang pemasang profesional akan melakukan pekerjaan lebih rapi karena pintu keamanan dirancang supaya pas dengan bingkai yang dapat menimbulkan masalah jika kusen sedikit keluar persegi. Dalam situasi ini, penginstal mempunyai alat dan pengalaman untuk memperbaiki masalah pemasangannya.

Langkah 3 – Menentukan Harga Pintu Keamanan

Tak semua orang dapat dengan mudah membeli pintu keamanan kelas atas sehingga Anda harus memutuskan opsi yang harus Anda miliki untuk bagian pikiran Anda sendiri. Pintu yang terbuat dari stainless steel atau baja dengan sistem kunci rumit akan jauh lebih mahal daripada pintu kayu solid dengan kebuntuan tunggal. Tetapi dengan harga yang lebih mahal pintu dengan bahan baja sudah pasti aman karena pasti akan anti maling.

Pintu aluminium lebih murah tetapi mungkin tak sekokoh baja atau kayu solid. Terakhir, perhatikan peraturan kebakaran setempat yang mungkin memengaruhi pilihan pintu keamanan Anda. Keamanan harus menjadi perhatian utama Anda.

Jadi, rekomendasi pintu keamanan yang cocok untuk bangunan rumah Anda sudah pasti pintu baja. Karena selain anti maling, anti rayap dan tahan panas, motif dari pintu baja juga beragam dan dapat menyesuaikan dengan pilihan Anda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *